Cek Tarif

Tarif Yang Harus Dibayar
Cek Tarif Trawlpack | Trawlbens Indonesia
Rp. 20.000/kg
estimasi barang sampai dalam 12-15 hari sejak kapal berangkat
* Tidak termasuk packing, asuransi dan PPN.

Tarif Pengiriman dari Banjarmasin ke Semua Kecamatan di Kota Ambon

Kota Asal
Kecamatan Tujuan
Kota Tujuan
Ongkos Kirim
Estimasi
Min Kirim
Aksi
Kota Asal
Banjarmasin
Kecamatan Tujuan
Baguala
Kota Tujuan
Kota Ambon
Ongkos Kirim
Rp. 20.000/Kg
Estimasi
Cek Estimasiestimasi barang sampai dalam 12-15 hari sejak kapal berangkat
Min Kirim
10 kg
Kota Asal
Banjarmasin
Kecamatan Tujuan
Leitimur Selatan
Kota Tujuan
Kota Ambon
Ongkos Kirim
Rp. 26.000/Kg
Estimasi
Cek Estimasiestimasi barang sampai dalam 12-15 hari sejak kapal berangkat
Min Kirim
10 kg
Kota Asal
Banjarmasin
Kecamatan Tujuan
Nusaniwe (Nusanive)
Kota Tujuan
Kota Ambon
Ongkos Kirim
Rp. 20.000/Kg
Estimasi
Cek Estimasiestimasi barang sampai dalam 12-15 hari sejak kapal berangkat
Min Kirim
10 kg
Kota Asal
Banjarmasin
Kecamatan Tujuan
Sirimau
Kota Tujuan
Kota Ambon
Ongkos Kirim
Rp. 20.000/Kg
Estimasi
Cek Estimasiestimasi barang sampai dalam 12-15 hari sejak kapal berangkat
Min Kirim
10 kg
Kota Asal
Banjarmasin
Kecamatan Tujuan
Teluk Ambon
Kota Tujuan
Kota Ambon
Ongkos Kirim
Rp. 20.000/Kg
Estimasi
Cek Estimasiestimasi barang sampai dalam 12-15 hari sejak kapal berangkat
Min Kirim
10 kg

Trawlbens Terdekat Banjarmasin

Trawlbens ada disekitar anda untuk membantu pengiriman barang anda

Kenapa Harus Pakai Trawlpack?

Bisa Kirim 10 Kg Dengan Harga Kargo

Minimum pengiriman hanya 10 kg dengan jaminan harga termurah

Lebih Murah Dengan Tarif Kubikasi

Pengiriman barang dengan jumlah besar akan menurunkan biaya pengiriman hingga 50%

Atur Pengiriman Dalam Satu Aplikasi

Proses order, lacak pengiriman, dan sistem pembayaran bisa dilakukan dengan mudah melalui Aplikasi Pengiriman Trawlbens

Layanan Door to Door Atau Pickup

Trawlbens melayani jemput antar barang langsung ke rumah tanpa minimum pengiriman

Customer Service 24 Jam

Customer service selalu siap selama 24 jam non-stop untuk mmebantu anda dalam mengatasi semua kendala dalam pengiriman Trawlbens

Jangkauan Pengiriman Terluas Ke Wilayah Indonesia

Mitra Trawlbens yang tersebar di kota besar di Indonesia dapat menjangkau pengiriman hingga tingkat kecamatan dan kelurahan

Yuk Berlangganan Sekarang!

Kirim barang dengan sistem pelayanan dan pengiriman lebih nyaman, pembayarannya pun fleksibel dengan cara pay later atau TOP (Term of Payment).

Testimoni Customer Trawlbens

Terpercaya Oleh Brand

Melihat Sifat dan Kebiasaan Unik Orang Maluku

Tahukah Anda, Indonesia memiliki masyarakat yang majemuk, sehingga menciptakan keragaman dalam tingkah laku dan kebiasaan yang dimiliki oleh setiap daerahnya. Salah satunya adalah kebiasaan unik masyarakat Maluku yang terbentuk dari tradisi dan warisan nenek moyangnya. Realitas multikultural yang ada di Provinsi Maluku merupakan sebuah keniscayaan dalam sejarah hingga saat ini.

Dalam sejarahnya Maluku menjadi tempat perjumpaan dari berbagai peradaban dunia hingga terbangun jalinan dengan nusantara. Dari sejarah tersebut, kemudian membentuk kebiasaan dan sifat unik yang dimiliki masyarakat Maluku yang berbeda dengan suku lainnya. Saking melekatnya keunikan ini, dimanapun orang Maluku berada mereka tidak meninggalkan tradisi tersebut.

Sifat dan kebiasaan masyarakat Maluku, diantaranya adalah memiliki solidaritas yang tinggi. Jika orang Maluku berada di perantauan, mereka tidak akan meninggalkan atau lupa dengan orang yang sesama dari Maluku. Sehingga dimanapun orang Maluku berada, selama ada saudara yang sesama Maluku maka ia tidak sendirian, jika kesusahan akan ditolong bersama-sama. 

Selanjutnya, orang Maluku memiliki kebiasaan menari dan bergoyang pada malam hari yang sering disebut dengan Malam Badendang. Kebiasaan tersebut dilakukan untuk membangun kebersamaan dalam sosial kemasyarakatan mereka. Selain itu, mereka juga memiliki senyum yang khas, senang berhumor, suka bernyanyi, pemberani dan masih banyak lainnya.

Kerajinan Besi Putih Khas Ambon

Provinsi Maluku Utara memiliki kerajinan yang berbeda dari daerah lain, yaitu kerajinan tangan Besi Putih yang berasal dari Pulau Morotai. Kerajinan tangan Besi Putih dihasilkan dengan memanfaatkan sisa-sisa perlengkapan tempur dari Peran Dunia II dulu kala. Kreatifitas tinggi masyarakat Morotai ternyata membuahkan produk yang bisa diterima oleh masyarakat lokal dan wisatawan.

Pada mulanya, pemanfaatan perlengkapan tempur hanya digunakan untuk keperluan alat-alat dapur saja seperti sendok, penggorengan, piring, panci, dan sebagainya. Kemudian dalam perkembangannya muncul ide untuk menjadikan aksesoris dan perhiasan yang memiliki nilai yang lebih tinggi. Bahkan, produk berkembang menjadi alat tempur kembali seperti pedang dan juga samurai.

Produk aksesoris yang diolah kemudian dijadikan kalung, cincin, gelang, pisau komando dan beragam jenis lainnya. Besi Putih mengandung unsur logam mulia sebesar 0,8 persen sehingga tidak mudah berkarat. Keunikan lain dari aksesoris Besi Putih ini adalah harganya lebih murah bila dibandingkan dengan emas atau perak. Pemasaran Besi Putih Kini dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri.

Melestarikan Transportasi Tradisional Becak di Kota Ambon

Sebelum adanya transportasi yang canggih hari ini, dulu masyarakat Indonesia menggunakan transportasi moda tradisional salah satunya Becak. Becak sendiri muncul pertama kali di Jepang pada tahun 1603-1868, kemudian masuk ke Indonesia pada tahun 1930. Dalam sejarahnya diceritakan bahwa, saat itu orang berwarga negara Jepang yang bernama Tayoshi Seiko tinggal di Makassar. Tinggalnya di Makassar ternyata membawa pengenalan transportasi becak di Indonesia. 

Tidak hanya di Makassar, ternyata Becak juga sampai ke Kota Ambon hingga menjadi transportasi umum bagi masyarakat Ambon. Hingga hari ini, transportasi Becak masih eksis di Ambon dengan ketentuan khusus dari pemerintahan Ambon. Meskipun masuk ke dalam transportasi jadul, namun pemerintahan tidak menghapuskan becak. Untuk menjaga kelestarian Becak, pemerintah membuat kebijakan khusus.

Kebijakan khusus tersebut bertujuan untuk menjaga ketertiban becak, di antaranya adalah pengelompokan warna tertentu.Saat ini hanya ada tiga warna becak, yang masing-masing akan menjadi rute pada perjalanan tertentu. Pewarnaan ini ternyata mendapatkan respon positif dari masyarakat yang tampak senang dan antusias menaiki becak.

Pelabuhan Ambon sebagai Pusat Perdagangan dan Perekonomian

Eksistensi Pelabuhan sudah menjadi kebutuhan penting dalam proses pengiriman barang dan kargo maupun angkut penumpang. Namun, kondisi tersebut ternyata belum dibarengi dengan kapasitas yang dimiliki oleh setiap pelabuhan. Salah satunya adalah Pelabuhan Ambon yang saat ini sudah hampir mencapai kapasitas maksimumnya dalam kurun waktu 10 hingga 15 tahun ke depan. 

Jika sudah diproyeksikan akan terjadi kepadatan kapasitas Pelabuhan, tentu hal yang harus adalah melakukan perluasan pelabuhan. Namun, perluasan di Pelabuhan Ambon akan sulit untuk dilakukan lokasi pelabuhan yang terletak diantara kawasan pemukiman masyarakat dan fasilitas umum. Hal yang sama juga terjadi di pelabuhan tangkapan ikan provinsi Maluku yang juga hampir mengalami batas maksimal.

Dalam rangka menampung pengiriman barang atau peti dan ekspedisi cargo yang melewati Pelabuhan Ambon, maka perlu adanya pembangunan Pelabuhan Ambon Baru. Tentunya semua pihak menyadari bahwa pelabuhan memiliki nilai tinggi terhadap perekonomian nasional, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengusulkan agar pembangunan pelabuhan dan dimasukan ke dalam salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). 

Pelabuhan Ambon Baru akan di bangun di lokasi strategis yaitu dekat Timor Leste dan Papua Nugini. Pembangunan pelabuhan baru, diharapkan menambah nilai ekonomi secara internasional yaitu dapat memfasilitasi jalur perdagangan langsung ke Australia, sehingga dapat meningkatkan nilai ekspor.

Terimakasih Telah Berkunjung Di Website Trawlbens
Kepuasan Anda merupakan Prioritas Trawlbens dan jangan lupa Cek Ongkir dan Cek Tarif pengiriman Kargo ke Seluruh wilayah indonesia dijamin ongkir Termurah dan Terpercaya.
650 Vote